PPPK Petra

PPPK Petra

Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen Petra

Website URL: http://pppkpetra.or.id

Tari Tradisional Kreasi Baru adalah jenis kegiatan Excellent Life Skill (ELS) yang baru dilaksanakan untuk tahun pelajaran 2013/2014 di SMP Kristen Petra 5. Sekolah mengadakan kegiatan ini karena memiliki tujuan yaitu untuk menumbuhkan, membangkitkan, memupuk apresiasi generasi muda terhadap seni yang adi luhur dan mempertebal rasa cinta seni budaya bangsa serta memahami nilai-nilai luhur yang harus dipelihara, dilestarikan, dikembangkan menjadi suatu kebanggaan segala potensi bercitarasa seni yang lebih berkepribadian dan bermatabat.

Semoga para siswa dapat menjadi bagian dari bangsa Indonesia untuk tetap menghargai dan melestarikan budaya milik bangsa. Diharapkan pula, para siswa dapat meraih penghargaan atau prestasi melalui bidang seni ini.

Kegiatan ELS Business Entrepreneurship yang diadakan SMA Kristen Petra 3 mengajarkan mengenai teori dasar untuk mempersiapkan para siswa memahami esensi dasar bisnis dan mampu berbisnis di kemudian hari. Setiap siswa dibekali dengan pengetahuan dasar dalam berbisnis. Berbisnis tidak hanya berhubungan dengan masalah finansial saja. Namun harus didasari dengan ketepatan pelaksanaan visi, misi, serta strategi yang dilakukan. Setiap siswa harus memahami apa saja yang menjadi pemicu kesuksesan sebuah bisnis. Dalam kegiatan ELS ini, selain diajarkan tentang teori bisnis, siswa juga diajak membuat business plan dan mempraktekannya. Setiap siswa dari masing-masing kelas bergantian untuk belajar mengelola satu usaha dan siswa diharuskan untuk membuat laporan usahanya, sehingga sebuah bisnis tidak hanya berhenti sampai masalah untung atau rugi saja melainkan menjadi sebuah pertanggung jawaban dari pemilik bisnis tersebut.

SMA Kristen Petra 3 memberikan wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas siswa melalui ELS Art and Craft. Untuk semester II ini ELS Art and Craft diawali dengan kegiatan membuat Paper Quilling 3D dengan menggunakan kertas kokuru. Paper Quilling 3D merupakan kerajinan tangan dengan cara menggulung kertas khusus quilling sehingga menjadi bentuk 3D yang unik. Dalam kegiatan pembuatan Paper Quilling 3D kali ini para siswa diajarkan dan diminta untuk membuat berbagai macam kreasi dalam berbagai bentuk binatang yang lucu.

Bermain alat musik biola selain membutuhkan talenta yang istimewa, tentulah dibutuhkan ketekunan untuk mempelajarinya. Selama kegiatan ELS Biola berlangsung, para siswa SD Kristen Petra 13 mempelajari cara memainkan alat musik tersebut dengan tekun dan sabar. Satu semester telah berlalu dan selama ini mereka telah mempelajari not balok bersama dengan pengajar yang berkompeten di bidangnya. Hasilnya terlihat secara signifikan dimana sekarang para siswa telah mampu membaca not balok dan menyetem biola yang akan dimainkan. Siswa ELS Biola juga telah mempersembahkan penampilan mereka di dalam kebaktian dan perayaan Natal di sekolah serta pelayanan di gereja.

SD Kristen Petra 5 memberikan sebuah wadah untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam bentuk kegiatan Excellent Life Skill Handicraft. Kegiatan ini tidak hanya mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa tapi juga mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada di lingkungan termasuk penggunaan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai lagi, seperti kaos kaki, stik es krim, vas bunga plastik, kardus bekas, bahkan juga bumbu dapur, seperti kluwek, lada, pala, dan lain-lain. Dari bahan-bahan sederhana tersebut, siswa belajar untuk membuat boneka panda, laba-laba, vas bunga, dan lain-lain.

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari belajar bermain musik. Selain untuk menyalurkan hobi, bermain musik juga dapat meningkatkan kemampuan otak, melatih kedisiplinan dan kesabaran. Ketiga hal tersebut sangat diperlukan untuk mendukung siswa meraih hasil akademis yang maksimal sehingga tidaklah mengherankan jika keterampilan bermain piano dipilih sebagai salah satu kegiatan Excellent Life Skill bagi siswa SD Kristen Petra 7.

Deskripsi

Pelatihan di bidang broadcasting dan public speaking

Hasil

Peningkatan pada cara berkomunikasi siswa

Kapasitas Kelas

20 – 25 siswa (1 guru) atau 25 – 40 siswa (2 guru)

 

Apa yang Siswa Pelajari

Mengajarkan pada siswa tentang teknik dan pengetahuan menjadi seorang broadcaster dalam berbagai acara, penyiar radio dan pembawa berita. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ELS Broadcasting ini siswa dapat memiliki keberanian untuk tampil di depan umum, lebih percaya diri dan mampu untuk berkomunikasi dan berbicara di depan publik.

Tujuan ELS Broadcasting

Meningkatkan kemampuan anak dalam hal berkomunikasi dan memicu siswa untuk berpengetahuan luas karena hal tersebut adalah salah satu syarat untuk menjadi seorang broadcaster yang berkualitas dan mampu membawakan acara dengan lebih baik.

Kegiatan ELS Broadcasting telah diadakan di :

  • SMA Kristen Petra 1

 

Sungguh beruntung saya berkesempatan mengikuti kegiatan ELS Broadcasting. Di kelas ini saya bisa membangun kepercayaan diri dan mempelajari berbagai teknik untuk menjadi seorang broadcaster. Apalagi pengajarnya juga sangat menyenangkan dan bersemangat.
Calvin Nathan Wijaya – Siswa SMA Kristen Petra 2

 

Di kelas ELS ini saya bisa bermain sambil belajar, sebab ELS memberikan kesan yang menyenangkan dan mengembalikan semangat belajar kami yang sudah mulai pudar. Pengajarnya juga cukup baik dalam berinteraksi dengan para siswa.
Anjelina – Siswa SMA Kristen Petra 2

 

Setelah mengikuti ELS Broadcasting, anak kami menjadi lebih percaya diri dan berani menyampaikan ide-ide kreatif kepada keluarganya, padahal sebelumnya ia cenderung diam dan hanya mengikuti saran dari orang lain.
Bapak Erfan Sutjianto – Orang tua Anjelina – SMA Kristen Petra 2

 

Didukung dengan pengajar yang berpengalaman di bidang broadcasting membuat kegiatan ELS ini menjadi lebih menyenangkan dan dapat membantu perkembangan diri siswa. Para siswa selalu bersemangat mengikuti kegiatan ELS ini.
Ibu Andari Suryaningsih – PIC ELS SMA Kristen Petra 2

 

Deskripsi

Mengajarkan pembuatan film secara profesional sehingga siswa dapat membuat video atau film dengan hasil yang berkualitas

Hasil

Basic acting, basic directing, writing narrative, short film production
Kapasitas kelas    : 15 – 20 siswa

Kapasitas Kelas

15 – 20 siswa


Apa yang Siswa Pelajari

ELS Movie Directing & Acting merupakan sebuah kegiatan yang membantu siswa dalam berkreativitas membuat film pendek atau komersial. Siswa tidak hanya sekedar mengembangkan bakatnya dalam seni peran tetapi juga cara mempelajari cara membuat script, directing dan editing film yang dihasilkan. Keistimewaan lain dari kegiatan ELS Movie Directing & Acting adalah menggunakan bahasa inggris sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pengucapan bahasa Inggris.

Tujuan ELS Movie Directing & Acting

Siswa dapat berpikir secara kreatif dalam pembuatan film pendek atau komersialnya agar pesan yang dimaksudkan dapat lebih mudah disampaikan.

Kegiatan Els Movie Directing & Acting telah diadakan di :

  • SMA Kristen Petra 1
  • SMA Kristen Petra 4
  • SMA Kristen Petra 5

Testimonial Siswa

Banyak hal berkesan yang saya peroleh ketika mengikuti ELS Drama, salah satunya adalah ketika kami membuat Short Movie. Meskipun proses pembuatan film tergolong panjang dan melelahkan, namun dengan bimbingan dari pengajar ELS kami pada akhirnya kami berhasil menyelesaikan pembuatan film tersebut.
Sagung Putri M - SMA Kristen Petra 4

Saya menikmati pembelajaran ELS Drama karena memang sesuai dengan hobi dan cita-cita saya. Materi yang diberikan sangat membantu saya mengerjakan tugas sekolah dan gereja yang berhubungan dengan drama maupun pembuatan film.
Jeane Cyrilla P.K - SMA Kristen Petra 4

Testimonial Orang Tua

ELS Drama merupakan tempat yang tepat untuk menyalurkan bakat anak yang penuh dengan imajinasi dan kreativitas. Saya cukup takjub dengan hasil video, naskah, maupun gambar yang dihasilkan dari pembelajaran ELS Drama.
Ibu Ully Kunsiang - Orang tua Jeane Cyrilla P.K – SMA Kristen Petra 4

Testimonial PIC ELS

Melalui kegiatan ELS ini, siswa dapat memunculkan dan memupuk bakat yang dimiliki dalam bidang drama. Selama kegiatan ELS berlangsung, siswa tidak hanya sekedar bermain peran melainkan terlibat langsung dalam proses di belakang layar.
Ibu Eniek M. – PIC ELS SMA Kristen Petra 4

Deskripsi

Membekali siswa pengetahuan dasar untuk memproduksi sebuah game dengan memanfaatkan unity sebagai tool

Hasil

Desain game

Kapasitas Kelas

15 – 20 siswa

Persyaratan

Laptop (minimal Dual Core, 2 GB, Hard disc 80 GB)


Apa yang Siswa Pelajari

Perkembangan sebuah aplikasi game pada masa sekarang semakin dinamis dan tidak hanya sekedar terpaku pada aspek pemrograman saja. Melalui ELS Game Design, para siswa diajak untuk membangun game melalui berbagai aspek, yakni aspek pemrograman, konten, desain karakter, hingga visualisasi game itu sendiri. Game dengan visualisasi yang menarik tentu akan lebih menarik bagi user.

Tujuan ELS Game Design

Membantu mengarahkan siswa untuk membangun aplikasi game yang menarik dengan pendampingan dari pengajar yang profesional.

Kegiatan Els Game Design telah diadakan di :

  • SMA Kristen Petra 1
  • SMA Kristen Petra 2
  • SMA Kristen Petra 4

Deskripsi

Para siswa diajarkan teknik pembuatan short movie mulai dari pengenalan alat shooting, teknik pengambilan gambar serta editing movie menggunakan software Adobe Premiere dan After Effect.

Hasil

Para siswa dapat mengerti teknik Videography dengan baik mulai dari teknik dasar hingga dapat menciptakan hasil akhir berupa short movie.

Kapasitas Kelas

20 – 25 siswa (1 guru) atau 25 – 40 siswa (2 guru)

Persyaratan

Laptop (minimal Dual Core, 2 GB, Hard disc 80 GB)

Kegiatan ELS Videography telah diadakan di :

  • SMP Kristen Petra 4
  • SMA Kristen Petra 1
  • SMA Kristen Petra 2
 

 

Testimonial Orang Tua

Anak saya sudah mulai bisa belajar untuk membuat dan mengedit video. Selain itu, anak saya dapat menumbuhkan ide – ide kreatif yang ada dalam dirinya untuk terus berkarya melalui pembuatan video agar menghasilkan karya yang lebih bagus dan kreatif.
Bapak Agus Lianto Kusuma – Orang Tua Yobel Fernando – SMP Kristen Petra 4

Testimonial PIC ELS

Saya berharap agar siswa yang mengikuti kegiatan ELS Videography dapat menyerap ilmu yang diberikan agar bakat mereka semakin terarah dan dapat menjadi bekal yang cukup untuk masa depannya.
Ibu Dania Yosepha T. – Guru Pendamping ELS Videography – SMP Kristen Petra 4
Page 11 of 13