PPPK Petra

PPPK Petra

Perhimpunan Pendidikan dan Pengajaran Kristen Petra

Website URL: http://pppkpetra.or.id

Hal yang paling membanggakan selama kegiatan ELS Biola adalah saya berkesempatan untuk memberikan pelayanan di gereja berupa puji-pujian bersama sesama teman dari ELS Biola. Hal ini merupakan pengalaman yang tak akan terlupakan. Kami semua merasa senang dan bangga karena dapat mempersembahkan telenta kami untuk memuji Tuhan. Tentu tanpa adanya pembelajaran yang intensif dari kelas ELS Biola kami tidak dapat melakukan semua itu.

Pada awalnya , ELS Biola bukanlah pilihan yang menarik bagi saya. Saya takut apabila nanti saya tidak mampu menguasai permainan biola. Bahkan pada awalnya saya sendiri mengalami kesulitan memainkan biola dengan benar meskipun bermusik bukanlah pengalaman baru untuk saya. Saya berpikir semua ini adalah tantangan baru yang harus bisa saya lalui, apalagi pengajar kegiatan ELS juga membantu kami dengan sabar setiap kali kami mengalami kesulitan. Orang tua saya juga mendukung saya menekuni kegiatan ELS Biola dengan memberikan motivasi untuk mempelajari instrumen ini. Semua hal tersebut membantu saya merasa lebih nyaman untuk belajar biola. Selama saya berusaha yang terbaik, saya dapat mengembangkan bakat saya.

Oleh : Tirza Elben Baptisa Halawa

PPPK Petra sebagai sebuah lembaga pendidikan yang tanggap terhadap perkembangan teknologi sebagai sebuah sarana pengembangan talenta siswa mengadakan kegiatan Petra Robotics Competition dengan tema yaitu Fun Learning With Technology karena PPPK Petra menyadari pentingnya pembelajaran dengan suasana yang lebih santai dan menyenangkan sehingga siswa dapat diberikan kesempatan untuk melakukan praktek dengan lebih leluasa. Kompetisi ini didukung oleh Bangun Satya Wacana (BSW) yang selama ini bekerja sama sebagai pengajar untuk kegiatan Excellent Life Skill (ELS) Robotik.

Acara Petra Robotics Competition - Fun Learning With Technology diikuti oleh siswa jenjang SMP yang telah mengikuti kegiatan Excellent Life Skill (ELS) Robotik pada tahun ajaran 2014/2015. Kompetisi dibagi dalam dua babak, yaitu Babak penyisihan yang diadakan pada tanggal 5 Juni 2015 dan babak final yang diadakan pada tanggal 6 Juni 2015. Setiap sekolah mengirimkan empat kelompok sehingga total peserta adalah dua puluh kelompok. Dengan berbekal pelajaran yang telah diberikan selama satu tahun, setiap kelompok yang terdiri dari tiga siswa diminta untuk melakukan building dan programming robot Lego NXT Mainstorms Education untuk dijalankan di lintasan maze yang telah disediakan.

Pada babak penyisihan, setiap kelompok diberikan waktu selama 90 menit untuk melakukan building dan programming membuat Robo Track Maze dimana robot yang diprogram harus dapat berjalan di maze sesuai dengan ketentuan penilaian. Setiap kelompok diberi kesempatan lima kali untuk mencoba lintasan. Selain babak penyisihan, setiap kelompok juga akan berkompetisi memperebutkan gelar Best Robo Design dan Best Team. Seluruh peserta tampak sangat bersemangat dalam membuat robot. Acara semakin memuncak ketika masing-masing robot yang telah dikarantina dipersiapkan untuk dijalankan pada lintasan. Ketegangan yang dirasakan oleh peserta lomba serta sorak-sorai dari peserta lainnya membuat suasana perlombaan menjadi semakin menarik dan menegangkan. Pada akhir perlombaan diumumkan peserta yang berhasil meraih Best Robo Design adalah Chellent Karunia, Abednego Afrindo, dan Bryan Luke dengan robot ACL Bot dari SMP Kristen Petra 1 , sedangkan Best Team diraih oleh Vitovern Joey, Robhertus Octavian, dan Yekezkiel Victorious dengan robot Phoenix dari SMP Kristen Petra 4. Kompetisi hari pertama diakhiri dengan pengumuman 6 kelompok peserta yang lolos untuk masuk babak final.

Keesokan harinya, keenam kelompok yang berhasil lolos pada babak penyisihan kembali mengikuti kompetisi untuk memperebutkan gelar juara Petra Robotics Competition. Setelah diberikan pengarahan oleh juri, maka masing-masing kelompok segera melakukan building dan programming membuat Robo Track Maze dan Line Follower dimana robot yang diprogram oleh peserta harus dapat berjalan di maze sesuai dengan ketentuan penilaian dan mengikuti lintasan garis menjelang garis finish. Setiap kelompok finalis diberikan masing-masing delapan kali kesempatan untuk mencoba robot di lintasan. Setelah 90 menit berlalu, masing-masing robot dikarantina dan juri mulai memberikan penilaian dengan memanggil satu per satu robot untuk dijalankan pada lintasan. Para peserta telah memberikan yang terbaik untuk perlombaan ini. Pada akhirnya, yang menjadi juara pertama Petra Robotics Competition yaitu diraih oleh Timothy William, Jason Kurniawan, dan Nicholas Sebastian dari SMP Kristen Petra 3 dengan robot NJT Rover. Juara kedua diraih oleh Mikael Hans, Yehezkiel Kristanto, dan Audi Michael dengan robot Simple Bot dari SMP Kristen Petra 5. Sedangkan juara ketiga diraih oleh Reynard Halim, Reynard Matthew, dan Matthew Kurniawan dengan robot RM2P3 dari SMP Kristen Petra 3. Para pemenang mendapatkan trophy dan tabungan dari PPPK Petra serta bingkisan cantik dari Bangun Satya Wacana. Selamat kepada para pemenang!

Pada awalnya, para siswa kelas X di SMA Kristen Petra 2 kurang menyukai kegiatan Excellent Life Skill (ELS) karena kegiatan ini dirasa hanya akan membuat jam pulang kami menjadi lebih siang. Namun seiring berjalannya waktu, kegiatan ELS malah menjadi salah satu kegiatan yang kami tunggu-tunggu setiap minggunya. Ada berbagai jenis kegiatan ELS yang disediakan untuk siswa di SMA Kristen Petra 2 dan ELS Broadcastingadalah salah satu di antaranya.

Awalnya kami merasa takut dan kurang percaya diri untuk tampil dan berbicara di depan umum. Akan tetapi, para pengajar selalu memberikan dukungan dan semangat kepada kami. Salah satu materi yang cukup berkesan adalah materi mengenai bagaimana cara melawan rasa takut. Semua teman-teman berdoa agar tidak dipilih terlebih dahulu untuk menceritakan pengalaman kami di depan panggung. Jantung pun semakin berdegup kencang terutama ketika nama kami dipanggil oleh pengajar. Akan tetapi setelah tampil, semua ketakutan itu lenyap dan berubah menjadi rasa percaya diri yang mampu membangkitkan semangat kami.

Ada berbagai materi yang diajarkan kepada kami di ELS Broadcasting ini, antara lain : teknik yang benar untuk menjadi seorang penyiar, MC, reporter, pembawa berita, penyiar radio, dan berbagai hal yang berhubungan dengan bidang broadcasting lainnya. Melalui kegiatan ELS ini, kami mendapatkan berbagai pengetahuan di dunia broadcasting dan kami menyadari bahwa untuk menjadi seorang broadcaster yang handal dibutuhkan banyak latihan serta ketekunan dan kesabaran untuk mempelajari hal baru. Secara keseluruhan, kami sangat menyukai kegiatan ELS Broadcasting ini dan semoga ilmu yang telah diterima dapat berguna untuk masa depan kami.

Oleh : Hana Vania Kristanta, Anjelina, Calvin Nathan Wijaya

ELS Sewing craft merupakan salah satu pilihan dalam kegiatan Excellent Life Skill kelas VIII di SMP Kristen Petra 3. Dalam kegiatan tersebut para siswa belajar cara membuat benda yang unik dengan teknik menjahit. Berawal dari kesenangan dan hobi yang dimiliki para siswa, maka 20 siswa yang tergabung di kelas Sewing Craft menjadi antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pengajar ELS juga ramah dan telaten dalam membimbing siswa. Para siswa diperkenalkan dengan jenis-jenis kain, macam-macam pola jahit, hingga membuat pola dan menjahit. Sampai saat ini para siswa berhasil membuat baby shoes dan boneka hasil rancangan sendiri dari kain flanel serta mempraktekkan kemampuan mereka dalam menjahit nomor punggung untuk baju olah raga. Sekolah berharap kegiatan ELS ini dapat mengasah keterampilan, konsentrasi, bakat dan minat para siswa.

Art and Craft merupakan kegiatan seni yang menitikberatkan pada pembuatan kerajinan tangan dengan menggunakan berbagai jenis bahan baku yang sering ditemukan di lingkungan untuk diubah menjadi berbagai benda yang tidak hanya bernilai pakai, tetapi juga bernilai seni. Tentunya untuk membuat sebuah kerajinan tangan dibutuhkan jiwa seni dan kreativitas yang tinggi, selain itu juga harus memiliki kemauan dan kesungguhan agar hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal.

Kami berharap siswa di SD Kristen Petra 5 merupakan generasi yang kreatif yang mampu “menyulap” barang-barang bekas menjadi suatu hasil karya yang memiliki nilai yang tinggi. Oleh sebab itu, kami memberikan wadah untuk mengembangkan kreativitas siswa dan juga mengajar siswa untuk lebih teliti dalam mengikuti instruksi, melatih kemampuan motorik dan kemampuan dasar lainnya, serta membangun kepercayaan diri siswa melalui kegiatan Excellent Life Skill (ELS) Art and Craft.

ELS Hip Hop memang baru diadakan pada tahun ajaran 2015/2016 di SD Kristen Petra 7. Namun antusiasme para siswa cukup banyak, hal ini terbukti dengan jumlah siswa yang mencapai 15 siswa dalam satu kelas. Para siswa sangat bersemangat untuk mencoba berbagai gerakan cepat yang membutuhkan konsentrasi tinggi tersebut. Kebanyakan dari para siswa mengikuti berbagai gerakan yang diajarkan dengan aktif dan bersemangat. Dukungan dari pengajar yang sabar dan telaten juga membuat para siswa senang sekali mengikuti kegiatan ELS ini.

Sebelum pelajaran dimulai, pengajar memimpin pemanasan terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan tubuh dan otot agar tidak kaget saat melakukan gerakan tarian. Setelah itu, para pengajar mengajak siswa untuk mengulang berbagai gerakan minggu lalu dan memberikan materi berupa beberapa gerakan baru. Khusus untuk materi baru, mengingat gerakan cukup cepat dan bervariasi, pengajar dengan telaten mengulang beberapa kali sampai siswa dapat mengikuti gerakan dengan baik dan terakhir pengajar mengajak siswa untuk melakukan gerakan tersebut bersama-sama dengan diiringi musik.

Pengembangan potensi serta kemampuan dan bakat siswa merupakan salah satu alasan yayasan PPPK Petra mengembangkan sebuah progeam Excellent Life Skill (ELS). Salah satu pilihan kegiatan ELS yang ada untuk jenjang SD PPPK Petra adalah ELS Modelling. Melalui ELS Modelling, siswa dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri , berkarakter positif dan juga berpenampilan menarik.

Peserta kegiatan ELS Modelling untuk tahun ajaran 2014/2015 ini sudah melalui proses seleksi yang ketat pada awal tahun ajaran lalu. Selama satu tahun ajaran ini, para siswa sudah mempelajari berbagai catwalk lesson, posing techniques, manners, dan character building. Untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, para peserta ELS Modelling juga sudah tampil pada beberapa performance, salah satunya pada kegiatan "Petra Junior Chef Competition 3" dan mendapatkan sambutan yang positif.

Kegiatan ELS Biola merupakan satu-satunya kegiatan Excellent Life Skill yang berkaitan dengan bidang musik yang diadakan di SD Kristen Petra 12. Proses pelaksanaan ELS Biola dilakukan di ruang kelas ber-AC yang nyaman. Ruangan kelas juga dilengkapi dengan Stand Book untuk memudahkan siswa meletakkan textbook sehingga siswa dimudahkan dalam membaca notasi lagu yang akan dimainkan. Selain ruangan yang memadai sekolah juga menyediakan alat musik biola yang dapat digunakan siswa untuk mengikuti ELS ini. Semua fasilitas tersebut disediakan agar para siswa semakin termotivasi dalam belajar biola. Adanya tenaga pengajar yang profesional juga memacu siswa untuk semakin bersemangat dalam mengikuti ELS Biola.

Pengajar ELS Biola melakukan pembelajaran dan pendekatan secara bervariasi. Dasar-dasar bermain biola dan notasi-notasi dasar lagu diajarkan kepada siswa sebagai pembekalan bagi masing-masing siswa. Tak lupa teori musik berupa membaca notasi juga merupakan salah satu unsur penting yang wajib dipelajari oleh siswa. Oleh karena itu pengajar kegiatan ELS Biola menggunakan pendekatan baik secara individu maupun pendekatan berkelompok untuk membantu siswa memahami teori yang diberikan serta melatih kerjasama siswa dalam memainkan biola secara berkelompok.

Pada era globalisasi seperti sekarang, bahasa Inggris sudah menjadi kebutuhan penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk meningkatkan kompetensinya. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang berarti sebagian besar penduduk di dunia menggunakannya sebagai sarana komunikasi.

Menyadari hal ini, sekolah turut ambil bagian untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris. Melalui pengajar bahasa Inggris yang sudah berpengalaman dan ahli di bidangnya, SD Kristen Petra 5 membuka kelas ELS (Excellent Life Skill) Bahasa Inggris dengan tujuan membekali siswa untuk berani berkomunikasi dan mengungkapkan ide-idenya dalam bahasa Inggris dengan benar dan lancar.

Salah satu cara untuk mengembangkan kepribadian diri siswa adalah dengan memberi kesempatan untuk menyalurkan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan yang ada di sekolah. Dalam hal ini, PPPK Petra memberi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat serta menggali potensi diri bukan hanya pada aspek kognitif anak tetapi juga pada skill yang tidak kalah pentingnya perlu untuk dikembangkan. Melalui kegiatan Excellent Life Skill (ELS) Hip hop, para siswa yang memiliki bakat dan minat di bidang tari dapat menyalurkan bakatnya melalui pendampingan pengajar yang berpengalaman.

Secara keseluruhan, belajar tari hip hop dapat memberikan pengaruh besar untuk pertumbuhan fisik, perkembangan mental serta kepribadian anak. Adapun manfaat dari pembelajaran tari hip hop, antara lain:

• Membentuk karakter anak lebih energik dan bersemangat melalui gerakan hip hop yang lentur.
• Membuat otot lebih mengencang karena melibatkan kerja otot.
• Banyak menghafal gerakan tari akan meningkatkan daya nalar dan daya ingat anak.
• Banyaknya energi serta semangat yang keluar pada saat melakukan gerakan-gerakan tari yang energik dapat meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh.
Page 5 of 13